Selayang Pandang

Selayang Pandang

tangkit.desa.id – Desa Tangkit dulunya  adalah Merupakan hutan rawa yang sepanjang tahun tergenang air, konon hutan rawa tersebut banyak dihuni oleh binatang-binatang buas dan makhluk astral sehingga warga sekitar hutan rawa tidak ada yang berani mendekati dan membuka hutan tersebut. Sebelum menjadi Desa Tangkit masih bergabung dengan Desa Sei Terap.

Pada tahun 1948 terjadi pemekaran Desa Sei Terap, maka terbentuklah Desa Tangkit, yang pada awal mulanya dipimpin oleh Kepala Kampung / Kepala Desa yang memiliki etos kerja yang kuat dan persamaan visi untuk membangun Desa yang aman, tenteram dapat menjalankan dan mengamalkan ajaran Islam. Dimulai dari silsilah Kepala Kampung (Kepala Desa) yang pertama yaitu :

  1. Datuk Kepala Desa – ABU dari Tahun 1948-1955
  2. Datuk Kepala Desa – SAMSUDIN dari Tahun 1959-1960)
  3. Datuk Kepala Desa – GIMIN dari Tahun 1960-1994
  4. Datuk Kepala Desa – MARDI dari Tahun 1994-2002
  5. Datuk Kepala Desa – ZAKARIA dari Tahun 2002- Sampai saat ini

Asal nama Tangkit menurut cerita zaman dahulu berasal dari pohon Tangkil yang tumbuh di sepanjang sungai yang membentang di Tengah Desa maka untuk memudahkan menyebut sesuai dengan kata yang lebih mudah disebut jika dibanding menyebut kata Tangkil maka lebih mudah disebut Menjadi Desa TANGKIT. Dan sejak saat itulah terbentuklah DESA TANGKIT. Penduduk Desa Tangkit terdiri dari beragam suku bangsa dan agama serta adat istiadat kebudayaan. Saat ini Desa Tangkit terdiri dari 4 (Empat) Dusun dan 28 (Dua Puluh Delapan) Rukun Tetangga (RT). Serta Secara geografis terdapat 2 (Dua) Sungai yang membentang sepanjang Desa Tangkit.

Batas Wilayah Desa

Letak geografi Desa Tangkit, terletak diantara :

  1. Sebelah Utara       : Desa Tangkit Baru, Desa Sei Terap dan Kasang Pudak
  2. Sebelah selatan    : Desa Kebon IX
  3. Sebelah Barat       : Kel Talang Bakung dan Kel Eka Jaya
  4. Sebelah Timur      : Desa Sungai Gelam.

Luas Wilayah Desa

  1. Pemukiman : 680 ha
  2. Pertanian Sawah : – ha
  3. Ladang/tegalan : 1673 ha
  4. Hutan : ha
  5. Rawa-rawa :  1300 ha
  6. Perkantoran : 0,25 ha
  7. Sekolah : 8 ha
  8. Jalan : 50 km
  9. Lapangan sepak bola : 1 ha